Pantai Tanjung Layar

Pantai Tanjung Layar

Pantai Tanjung Layar merupakan ikon wisata Pantai Sawarna. Rasanya akan ada yang kurang jika liburan kesini namun tidak mengunjungi pantai dengan dua karang besar mirip layar ini.

Setiap akhir pekan pantai ini selalu banyak dikunjungi wisatawan lokal dan luar kota, yang jadi daya tarik adalah keindahan dari pemandangannya.

Datanglah saat pagi atau sore hari, pengunjung bisa berjalan mendekati dua karang ini untuk berswafoto saat air laut surut.

Deskripsi Pantai Tanjung Layar

Bibir pantai luas sekali dengan pasir berwarna kuning langsat, lokasinya bersih. Ada 2 tipe pantai yaitu yang berpasir dan berkarang. Sangat cocok untuk wisata pantai bersama keluarga.

Tapi tidak direkomendasi untuk orang tua karena akses mobil belum bisa masuk harus ngojek dulu @15rb sekali jalan (karena kalau jalan kaki jauh dari parkiran),.

Batu layarnya benar-benar jadi daya tarik buat pengunjung, magnificent, anak kecil bisa main air disini dg aman karena ombaknya terhalang oleh batu karang, namun hati-hati licin dan karang yg tajam.

Pemandangan bagus dengan 2 batu karang besar menjadikan air nya tenang, padahal ombak dibalik karang lumayan tinggi. Diantara karang bisa bermain air. Banyak ikan ikan kecil, Aman untuk anak anak.

Kalau ingin menikmati sensasi pantai dengan deburan ombak tinggal berjalan ke sisi kanan, pasirnya bersih ombaknya stabil.

Pada pagi hari bisa melihat nelayan pulang dari melaut. Seru sekali kegiatan dipagi harinya.

Harga Tiket Masuk

Hargar tiket masuk Pantai Tanjung Layar cukup murah, yaitu Rp.5000 per orang. Biaya tersebut sudah termasuk biaya masuk pantai lainnya, seperti Pantai Ciantir dan Pantai Gua Langir.

Tiket tersebut hanya merupakan tiket masuk pantai, belum termasuk peralatan aktivitas seperti tikar, makanan dan minuman, pelampung serta lain sebagainya.

Peting untuk diketahui, Pantai Tanjung Layar tidak bisa dilewati kendaraan roda empat, jadi untuk mobil harus parkir sebelum jembatan gantung masuk wisata.

Untuk biaya parkir tergantung lama berkunjung, jika kita bermalam bisa sampai Rp20.000 s/d Rp25.000. Namun, jika kita hanya berkunjung sebentar hanya akan kena biaya sebesar Rp5.000.

Tiket masuk Wisata pantai per orang 10rb,setelah kita masuk kita bebas mau berenang di Pantai mana pun hanya saya bayar parkir motor 5rb,Untuk kendaraan dora empat aksés ke pantai susah, karena hanya melewati 1 jembatan yg hanya muat untuk kendaraan roda 2 saja.

Tanjung layar bagus sore, masuk kesana bisa naek ojek. Masuk tiket 10rb per orang, anak kecil gratis. Makanannya murah, makan ber 4 pakai 2 kakap merah 400gr total 145rb.

Anak anak free.

Rute Menuju Lokasi

Pantai Tanjung layar ini bisa ditempuh dari Jakarta dengan waktu masuk kurang lebih 5,5 jam. Kita bisa melalui tol Jakarta Merak, lalu keluar menuju arah sukabumi.  Setelah itu Kita bisa ambil jalur arah pandeglang hingga bertemu dengan desa sawarna.

Atau anda bisa melalui jalur Cijeruk dan Cibadak yang nantinya akan bertemu di Pelabuhanratu, lalu ambil Arah Cisolok maka anda tidak jauh lagi dari desa sawarna.

Untuk jelasnya bisa menggunakan rute berikut.

Dari Ibukota Jakarta

Jika keberangkatan dimulai dari Jakarta, maka wisatawan bisa menggunakan beberapa pilihan rute berikut.

Jalur Timur

Jika dari Jakarta akan menggunakan jalur timur, maka akan melewati Bogor. Menggunakan jalur ini memang lebih cepat. Namun kondisi jalannya cukup curam, banyak tanjakan, turunan dan belokan, khususnya jika menggunakan jalan Cikidang.

Berikut beberapa pilihan rute yang bisa digunakan jika menggunakan jalur timur dari Jakarta.

  • Jakarta ⇒ Ciawi, Bogor ⇒ Cibadak ⇒ Pelabuhan Ratu ⇒ Cisolok ⇒ Sawarna
  • Jakarta ⇒ Ciawi, Bogor ⇒ Cikidang ⇒ Pelabuhan Ratu ⇒ Cisolok ⇒ Sawarna
  • Jakarta ⇒ Bogor ⇒ Cijeruk ⇒ Cikidang/Cibadak ⇒ Pelabuhan Ratu ⇒ Cisolok ⇒ Sawarna

Jalur Barat

Jika dari Jakarta menggunakan jalur barat, maka bisa memilih lewat Serang, Rangkasbitung atau Cilegon. Menggunakan jalur barat memang memakan waktu lebih lama. Namun jalan kondisi jalan jalur ini cukup bagus dan stabil.

Berikut beberapa pilihan rute yang bisa digunakan jika menggunakan jalur barat dari Jakarta ke Sawarna.

  • Jakarta ⇒ Serang ⇒ Pandeglang ⇒ Saketi ⇒ Malingping ⇒ Bayah ⇒ Sawarna
  • Jakarta ⇒ Rangkasbitung ⇒ Gunung Kencana ⇒ Malingping ⇒ Bayah ⇒ Sawarna
  • Jakarta ⇒ Cilegon ⇒ Anyer ⇒ Labuan ⇒ Malingping ⇒ Bayah ⇒ Sawarna

Dari Bandung

Jika keberangkatan dimulai dari sekitaran Bandung, maka bisa menggunakan rute yang umum digunakan wisatawan berikut.

  • Bandung ⇒ Cianjur ⇒ Sukabumi ⇒ Cibadak ⇒ Pelabuhan Ratu ⇒ Cisolok ⇒ Sawarna

Jalan untuk menuju desa Sawrna ini cukup berkelok, Anda akan sampai pada Pantai Tanjung layar setelah menemukan pantai dengan karang berbentuk layar di komplek desa sawarna Kec.Bayah ini.

Aktivitas Pantai

Ketika Anda mengunjungi Pantai Tanjung layar ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan. Namun tetaplah berhati-hati dalam melakukan aktivitas dan tetaplah patuhi aturan agar Anda tetap aman.

Berikut beberapa aktivitas yang bisa dilakukan di pantai ini.

Berenang

Hal pertama yang dapat dilakukan di Pantai Tanjung Layar adalah berenang, namun bila Anda berenang di pantai ini tetaplah berada paa radius yang aman dari bibir pantai.

Karena Pantai Tanjung Layar ini memiliki ombak yang cukup besar, sehingga bila tidak waspada bisa-bisa nanti terjadi hal yang tidak diinginkan.

Bermain Pasir

Dari beberapa pantai yang ada di kawasan Desa Sawarna, Pantai Tanjung Layar termasuk salah satu pantai yang cocok untuk rekreasi keluarga. Selain memiliki ombak yang besar, keadaan di pantai ini lebih condong berpasir.

Lahan pasir ini bisa dimanfaatkan untuk bermain pasir, seperti membuat istana pasir bersama keluarga. Tentulah sangat menyenangkan bila melakukanya bersama keluarga.

Berselancar

Ombak yang deras, angin yang kencang membuat pantai tanjung layar menjadi pilihan bagi para pecinta olahraga selancar. Dengan ombaknya yang besar pantai ini sangat mendukung keadaan para peselancar.

Berfoto di Karang

Saat ini aktivitas berfoto menjadi hal yang trend di masyarakat, tidak mau kalah Pantai Tanjung Layar juga memiliki spot foto yang ciamik. Salah satunya pada karang yang berbentuk seperti Layar.

Atau diantara bebatuan karang indah lainya. Namun karena karang yang cukup licin serta ombak yang deras tetaplah berhati-hati dalam berfoto.

kalau mau ke tempat batu nya bisa lewat sebelah kanan karena air nya dangkal.

Camping

Pantai Tanjung Layar juga sering digunakan sebagai Area camping, Karena memiliki hamparan pasir yang besar serta diiringi oleh semilir angina, sangat cocok menjadikan Pantai ini sebagai arena camping.

Melihat Sunrise

Bila Anda mengunjungi pantai ini pada sore hari, maka itu adalah waktu yang pas untuk melihat sunrise. Anda dapat menyaksikan Sunrise pada pantai ini.

Rekomendasi Penginapan

Perihal tempat bermalam, ada beberapa penginapan yang lokasinya tidak jauh dari Pantai Tanjung Layar, jaraknya sekitar 400-500 meteran yang bisa diakses jalan kaki atau naik kendaraan motor.

Berikut adalah rekomendasi penginapan dekat Pantai Tanjung Layar yang diurutkan berdasarkan jarak terdekat:

Bimbim Homestay

Bimbim Homestay adalah salah satu penginapan yang lokasinya dekat dengan Pantai Tanjung Layar, yang menarik dari penginapan ini adalah posisinya di perbukan yang menghadap ke laut langsung.

Penginapan ini bisa jadi pilihan yang tepat untuk Anda yang ingin tempat bermalam yang memiliki pemandangan laut dan lokasinya tidak jauh ke pantai, jadi bisa bolak-balik ke pantai setiap saat.

Ada 3 jenis pilihan kamar yang tersedia di Bimbim Homestay yaitu:

TipeHargaKapsitas
Standar Fan3504 orang
Superior AC4504 orang
Family AC6006 orang

Pondok Ciantir

Sejarah dan Mitos

Sejarah Tanjung Layar

Pada masa Belanda masih menjajah, daerah Tanjung Layar dikenal dengan sebuatan Java’s Eerste Punt yang artinya “Ujung pertama Pulau Jawa”.Sejarah tentang Pantai Tanjung Layar juga diceritakan dalam Babad Sunda dan Legenda (dongeng) pesisir selatan.

Mitos Sangkuriang

Mitos yang beredar di masyarakat lokal, kedua karang raksasa yang menyerupai layar itu konon merupakan jelmaan dari dua buah kekuatan yang kelak dijadikan kapal oleh Sangkuriang.

Pada saat Sangkuriang akan melangsungkan pernikahan dengan Dayang Sumbi yang tak lain merupakan ibu kandungnya sendiri, ada syarat yang harus dipenuhi, yaitu membuat sebuah perahu dalam satu malam dan hampir selesai.

Muncul kecemasan dalam hati Dayang Sumbi ketika mengetahui perahu yang dibuat Sangkuriang sebentar lagi selesai. Dia harus menggagalkan, agar pernikahan dengan anak kandungnya itu tidak terlaksana. Dia pun memohon pertolongan dari para Dewa.

Setelah selesai berdoa, Dayang Sumbi mendapatkan petunjuk untuk menggalkan semua pekerjaan Sangkuriang. Dayang Sumbi lantas menebarkan boeh rarang (kain putih hasil tenunan). Dia juga memkasa ayam jantan berkokok disaat waktu masih malam. Para makhluk halus yang membantu pembuatan perahu sangat ketakutan ketika mengetahui fajar telah tiba. Mereka berlari dan menghilang kesegala penjuru. Mereka meninggalkan pekerjaannya membuat danau dan perahu yang belum selesai.

Saat mengetahui pekerjaan di gagalkan Dayang Sumbi, diamuklah semua peralatan kapal termasuk kedua layar tersebut. Di kisahkan bahwa kapal tersebut ditendang kesebelah utara dan menjadi Tangkuban Perahu. Sedangkan layarnya ditendang ke sebelah selatan yang kemudian sekarang dikenal dengan Tanjung Layar.

Mitos Kabayan

Selain legenda tentang Sangkuriang, di sekitar Tanjung layar juga terdapat sebuah karang yang berbentuk pijakan kaki. Karang tersebut dinamakan jejak kaki Kabayan (Tokoh Sunda), sobat bisa cek tokoh Kabayan.

Tips Berkunjung ke Pantai Tanjung Layar

Kekurangan Pantai Tanjung Layar

Jika membawa motor bisa masuk ke area pantai. Kalau mobil parkir di depan. Harus berjalan atau naik ojek untuk ke dalam. Sebenarnya tidak jauh. Tapi kalau bawa barang barang bisa menggunakan jasa ojeg.

Admin
Admin

Informasi wisata, penginapan, villa, resort, dan homestay Sawarna

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *